Selamat Datang di Website SD MUHAMMADIYAH NGADIWINATAN | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SD MUHAMMADIYAH NGADIWINATAN

NPSN : 20403329

Ngadiwinatan NG I / 1231 A Yogyakarta Telp.544703


info@sdmuhngadiwinatan.sch.id

TLP : 0274544703


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 83069
Pengunjung : 29504
Hari ini : 16
Hits hari ini : 56
Member Online : 0
IP : 3.233.229.90
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Prakarya Siswa Kelas 5A SD Mudita Mengolah Kardus Bekas




 



YOGYAKARTA (SDMN) – SD Muhammadiyah Sapen di Ngadiwinatan saat ini masih memberlakukan pembelajaran online dan pembelajaran dari rumah. Selain kelas 2 dan 5B, kelas 5A juga ditugaskan oleh wali kelasnya untuk membuat prakarya di rumah.


Di antara prakarya tersebut, para siswa disuruh untuk meembuat kerajinan tangan dari kardus bekas (produksi kardus). Ada tiga tema yang dilakukan dengan prakarya tersebut, yakni bermain peran, produksi, dan distribusi. Dari kardus bekas, para siswa kelas 5A dapat membuat jam dinding, tempat tisu, tempat sampah, lemari kecil, tempat polpen/pensil, celengan, dan sebagainya.


Wali kelas 5A, ibu Meyla menerangkan bahwa dirinya memilih kardus untuk prakarya karena kebanyakan kardus yang ada di rumah itu dilipat atau tidak digunakan. “Daripada kardusnya hanya dilipat, sebaiknya dijadikan karya yang bermanfaat, ujarnya. (ARF/MLA)








 




Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :

Pengirim : Miftakhul Huda LakiLaki Sn -  [miftakhulhuda.alazka@gmail.com]  Tanggal : 01/05/2020

Kreatif mampu menolah bahan limbah disulap menjadi
Barang fungsional. Terus berkarya dan tetap semangat!


Pengirim : Saiful Mujab -  [wvgs.79@gmail.com]  Tanggal : 01/05/2020

Hasil karya dari prakarya anak-anak cukup baik dan bentuknya pun variatif dan fungsional, meskipun hanya menggunakan kardus bekas. Untuk kedepannya dalam prakarya ini dari segi kerapian lebih diperhatikan.



   Kembali ke Atas